Pondok Pelangi Tarbiyah!!
.
.
.
Kalau aku katakan padamu
Lalu separuh rongga dadaku terbunuh
Juga lorong-lorong ide saling bersikukuh
Patuh pada petuah
Serupa sabda raja 
Yang dimuliakan pada mimbar permadani intan yang begitu indah

Kalau tidak karena rasa
Tidaklah keringat darah dan air mataku jatuh berderai menetes
Dan tidak pula aku susah tidur
Karena mengingat bumi yang kian rapuh dan menua

Aku ingin seperti pelangi ...
Yang tidak seragam tapi saling mengerti
PAI, PGMI, MPI serta semua prodi
Merah, biru, kuning, hijau, hitam sampai putih
Tetapi tetap sukarela meski saling tumpang tindih
Tertatih dalam letih
Kemudian bibirmu berucap
Apakah aku harus pergi, atau aku harus bertahan sebentar lagi
Rasanya membangun tak semudah berkebun
Ucapmu dalam rintih 
Bukankah untuk ini Engkau ikhlas
Bukankah untuk itu semudah kau bernafas
Kembalilah menyatui lingkaran
Memerangkap dengan kawan-kawan
Perihal Untung sedari awal Tuhan telah menghitung.

Kayu Walang, 05 Oktober 2018.
Penulis: Kiki Fitriani