CYBER RAYON - Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Pelangi Tarbiyah gelar Peringatan Harlah PMII Ke 62.

Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 18-21 April 2022 ini salah satunya bertempat di Griya Ashabul Harokah dengan tema Menyatukan Persepsi, Mengembangkan Sinergi dengan Menumbuhkembangkan PMII Rayon Pelangi Tarbiyah. 

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang diusung oleh Pengurus Rayon Pelangi Tarbiyah yang diikuti oleh seluruh kadernya yang mana didalamnya terdapat beberapa rangkaian kegiatan seperti perlombaan, pagelaran, berbagi takjil dan diakhiri dengan buka puasa bersama seluruh keluarga besar Rayon Pelangi TarbiyahTarbiyah lintas angkatan. 

Ketua Umum PMII Rayon Pelangi Tarbiyah sahabat ilung mengatakan, bahwa dengan harlah ini bisa menyatukan persepsi dari beberapa pikiran anggota dan kader yang mana  nantinya akan menimbulkan sinergitas yang baru  sehingga dapat mengembangkan potensi potensi kader Rayon Pelangi Tarbiyah. 

"Menyatukan persepsi ini dari beberapa pikiran dan orang akan menimbulkan sinergitas yang baru gitu sehingga dapat mengembangkan potensi potensi kader Rayon Pelangi Tarbiyah." ujar tum ilung 

Ketua PC PMII Cirebon  sahabat alisa pun menambahkan dalam sambutannya, bahwa  semoga ini menjadi contoh bagi seluruh Rayon dan komisariat yang ada di Cirebon dalam melaksanakan kegiatan agar tidak bentrok satu sama lain, karena PMII ini sepakat untuk satu intruksi dan terpimpin, bukan hanya terpimpin secara gerakan tapi bisa juga soliditas secara kelembagaan. 

"Semoga ini menjadi contoh bagi seluruh Rayon dan komisariat yang ada di Cirebon agar kita PMII ini sepakat sahabat sahabat untuk satu intruksi dan terpimpin jadi bukan hanya terpimpin secara gerakan tapi bisa juga soliditas secara kelembagaan." tuturnya

Sebelum sambutan berakhir, tum alisa juga menyampaikan pesan kepada para peserta yang hadir, bahwa kader PMII harus mempunyai prinsip dan integritas, sesuai apa yang disampaikan oleh ketua PB PMII bahwa kader PMII jangan mudah terlarut dan kemudian terakomodir dengan kepentingan kepentingan politik apapun, maka dari itu kita sebagai warga pergerakan harus punya prinsip dan intergitas sebab kita terpimpin terdidik dan terorganisir. 

“Kader PMII harus mempunyai prinsip dan integritas, sesuai apa yang disampaikan oleh ketua PB pmii bahwa kader PMII jangan mudah terlarut kemudian terakomodir dengan kepentingan kepentingan politik apapun, maka kemudian kita sebagai warga pergerakan harus punya prinsip dan intergitas karena kita terpimpin terdidik dan terorganisir." pungkasnya