Acara yang digawangi oleh Paguyuban Putera Puteri Jawa Barat itu melangsungkan Grand Final pada Sabtu, (14/8) malam di Villa Buleud Kabupaten Garut, yang diikuti oleh beberapa elemen pemuda dan Mahasiswa dari berbagai penjuru di Provinsi Jawa Barat.
Saat dikonvirmasi via WhatsApp, Abdul Khanan mengaku bangga dan tidak menyangka dapat menyabet juara 2.
“Yaa tidak menyangka juga sebenarnya, karena memang banyak dari finalis lain yang memang basic nya ke pertanian, sedangkan saya dari Fakultas Tarbiyah. Namun latar belakang saya tidak berarti menyurutkan semangat untuk terus mengembangkan dunia pertanian di Jabar,” katanya
Ia menjelaskan, ajang pemilihan putera puteri pertanian ini merupakan ajang tahunan terhadap kepedulian pertanian di wilayah Jabar.
“Seleksinya mulai bulan April yang lalu, Grand Final baru diselenggarakan pada 14 Agustus 2021 karena memang ada kemunduran karena kondisi Pandemi,” tambahnya
Lebih lanjut, Khanan mengatakan, ajang ini terbuka bagi semua elemen pemuda yang memang ingin mendaftar.
“Salah satu kriterianya mereka peduli terhadap isu-isu pertanian, dan harus melewati sesi interview serta tes tulis,” ujar mahasiswa Managemen Pendidikan Islam itu
Ia berarap, dirinya dapat lebih mengembangkan dunia pertanian, dan bagaimana bisa mengaktualisasikan terhadap kepedulian pertanian. “Apa lagi sekarang pertanian menjadi tolok ukur utama dalam ketahanan pangan Indonesia khususnya di Jabar.” Imbuhnya
Pria yang berpasangan dengan Fitra salah satu Mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) Fakultas Hukum itu mengajak kepada pemuda dan mahasiswa, terkhusus kader PMII untuk dapat mengembangkan potensi yang ada pada dirinya.
“Bisa dengan cara melakukan segala bentuk kegiatan positif, dan terus kembangkan potensi yang ada pada diri kita,” tandasnya
Editor : Shangyang Daffa Adji

0 Komentar