Hasan Hanafi lahir di Kairo Mesir, pada tanggal 13 Februari 1935. Ia menamatkan Pendidikan dasar pada tahun 1948. Kemudian ia melanjutkan studinya ke Madrasah Khalil Agha, Kairo sampai pada tahun 1952. Di sekolah inilah ia mulai berkenalan denngan pemikiran dan Gerakan Ikhwanul Muslimin, dan ia semakin aktif dalam gerakan ini sewaktu kuliah di University Cairo sampai gerakan tersebut dibubarkan.

            Setelah mendapatkan gelar sarjana dalam bidang filsafat dari Universitas Cairo tahun 1956, ia melanjutkan studinya di Doktorat d’etat, La Sorbonne Perancis dan memperoleh gelar doctor pada tahun 1966. Disertasinya yang berjudul “Essai Sur La Mehode d’exegese” setebal 900 halaman memperoleh hadiah sebagai karya tulis  terbaik di Mesir pada tahun 1971.

            Sekembalinya dari Perancis pada tahun 1966, Hasan Hanafi segera ditugaskan mengajar mata kuliah Filsafat di Fakultas Sastra, Jurusan Filsafat Universitas Cairo Mesir. Ia juga sempat menjadi Profesor Tamu di Perancis (1969), Belgia (1980), Amerika Serikat (1971-1975), Kuwait (1979), Maroko (1982-1984), Jepang (1984-1985), Uni Emirat Arab (1985) dan menjadi Konsultan Akademik di Universitas PBB Tokyo.

            Hasan Hanafi di samping seorang pemikir keislaman, ia juga penulis yang produktif, Banyak karya-karya tulisan yang dihasilkan  dalam tiga bahasa, Arab, Inggirs, dan Perancis yang dikuasainya. Diantara Karya-karyanya, Qadhaya Mu’Asirah, Religius Dialogue and Revolution : Essays on judaism, Christianity and Islam, Dirasat Falsafiah, dan lain-lain.

            Selain menghasilkan karya-karyanya, Hasan Hanafi juga menulis banyak artikel dibeberapa jurnal ilmiah berbahasa Arab, mentahqiq teks-teks klasik Arab dan menerjemahkan beberapa buku tentang agama dan filsafat dalam berbahasa Arab.

Sumber: https://media.neliti.com/media/publications/157549-ID-hassan-hanafi-kiri-islam-dan-proyek-al-t.pdf