BALADA DEMOKRASI (Abu Marfu Mustofa)
Untuk dikau diatas sana
Lihatlah daku
Rakyat Indonesia Raya
Menahan sesaknya sendu
Lima oktober dua ribu dua puluh
Undang-undang CILAKA terbit
Mengundang CELAKA bagi rakyatnya
Yang kecil ngeluh
Yang sakit menjerit
Dan kini
Pancasila hanya sebatas untaian kata
Tanpa makna
Tak berfaedah
Hari demi hari
Penolakan terjadi dimana-mana
Tak hanya Jawa dan Sumatera
Tetapi seluruh pelosok Nusantara
Meminta belas afeksi penguasa ibu Pertiwi
Jeritan-jeritan rakyat semakin membahana
Diperkosa dan diperas aturan negeri sendiri
Ada yang bersumpah
Ada juga yang mencaci
Dan dikau berkata
Bahwa aturan ini membuka lapangan kerja seluas-luasnya
Tapi daku bertanya
Pekerjaan untuk siapa?
Rakyat kecil kah
Atau yang berkuasa?
0 Komentar